Selasa, 15 November 2011

Sejarah Pesantren Khairu Ummah Nusantara



Ketika usai taklim al-iltizam, saya berbincang2 dengan bapak Ir.H. Dino Rinaldi. Mengutarakan bercita-cita untuk membangun pondok pesantren. Yang berorientasi kepada upaya pembinaan terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Maka, cita2 ini disambut baik oleh bapak Ir H Dino Rinaldi. Tidak lama kemudian, bersepakatlah kami menggalang dana untuk pembebasan tanah, setelah kami mendapatkan tawaran sebidang tanah untuk diwakafkan dari hamba ‎​ Allah. Setelah kami lihat sebidang tanah tersebut, lokasinya sangat strategis dan kondusif untuk membangun pondok pesantren, maka tawaran sebidang tanah itu kami terima. Kemudian, kami memohon untuk dibuatkan ikrar wakaf tersebut, sebagai bukti pelimpahan sebidang tanah untuk diwakafkan kepada kami. Dengan modal dana yang kami keluarkan sebesar Rp 400.000 untk pengurusan ikrar wakaf tersebut. Setelah surt wakaf itu selesai, yang luas tanahnya 650m, lalu kami bebaskan tanah d sampingnya seluas 750m. Setelah itu kami bebaskan lagi sebidang tanah seluas 600m. Tdk lama kemudian kami bebaskan lagi tanah seluas 120m. Jadi, total tanah yang kami peroleh untuk pembangunan pesantren ini seluas 2120m.
masjid area pesantren
Selama setahun kami berkonsentrasi menggalang dana untuk pembebasan tanah seluas 1470m (thun 2007). Setahun kemudian, kami mendapatkan bantuan dana dari PEMDA Kab.Bogor sebesar Rp40.000.000 untuk modal awal pembangunan ponpes Khairu Ummah Nusantara. Dengan izin Allah pada tahun yang sama kami mendapatkan bantuan 3 lokal asrama yatim,4 mck, dan 2 tmpt wudhu dari WAMY (donatur dari Arab Saudi). Di tahun yang sama, kami dapat menyelesaikan pembangunan gedung dua lantai di atas tanah 120m dari ikhtiar menggalang dana majlis ta'lim Al-Iltizam dan DKM masjid serta instansi setiap ba'da jumat kami lakukan ketika kami khotib jumat. Juga setiap selesai kami mengisi majlis ta'lim. Alhamdulillah berkat izin Allah tahun 2009 awal, kami sudah mempunyai gedung unt pondok pesantren dengan 3 lokal untuk belajar dan dua lantai untuk asrama dan kantor. Maka, tahun pelajaran 2009/2010 kami memulai membuka madrasah tsanawiyah al-Iltizam. Dengan jumlah santri yang baru 13 org. Yang terdiri dari 7 anak yatim dan 6 anak dhuafa. Awal tahun ajaran baru itulah kami menggalang dana kembali untuk pembangunan masjid untuk sarana ibadah bagi anak-anak santri, dengan izin Allah pulalah, maka terwujud sebuah mushola tersebut, walau hanya terbuat dari bambung dan bilik yang kami sebut dengan saung mushola.
Tidak lama kemudian, setelah peresmian 3 lokal asrama yatim, bantuan dari WAMY, maka kami ditawarkan untuk dibangunkan masjid di area ponpes. Maka, tawaran tersebut sangat kami sambut dengan rasa syukur kepada Allah swt, yang tidak lama kemudian, menjelang tahun ajaran 2010/2011 telah berdirilah
sebuah masjid yang cukup besar. Seiring berjalannya waktu, saya dan bpk Ir.H.Dino Rinaldi beserta kawan-kawan majlis ta'lim al iltizam, juga pengurus yayasan dan pengurus lainnya terus menggalang dana untuk kelangsungan perjalanan pendidikan di ponpes, karena tahun kedua (2010/2011) jumlah santri kami bertambah. Terdiri dari 6 anak yatim dan 22 anak dhuafa. Maka, beban kami untuk membiayai mereka selama di ponpes menjadi bertambah dengan jumlah santri sebanyak 13 anak yatim dan 28 dhuafa. Alhamdulillah, dengan izin-Nya, kami dapat membina anak-anak yatim dan dhuafa tersebut. Ba'da ramadhan 1431H kami mendapatkan amanah ziswaf (zakat infak shodaqoh dn wakaf) sebesar 106 juta-an, setelah kami keluarkan unt mustahik, dan utang piutang ponpes selama setahun,maka tersisalah dana dari ziswaf tersebut sebesar 20juta-an, dari modal sizwafa 20jua-an inilah kami membangun kembali sarana asrama dan ruang belajar,sebanyak 2 lantai untuk 4 lokal ruang belajar dan asrama yatim 1 unit bangunan dapur umum, 1 unit tempt tinggal untuk pengelola dapur, 1 unit untuk kantin asrama putri, 4 mck asrama putri dan 3 ruangan untuk kantor kamad, TU, dan ruang guru. Pmbangunan trsbt kami mulai dari akhir bulan september 2010 dan Alhamdulillah unt 1 lantai tahap awal sudah selesai pada bulan maret 2011. Dengan menelan biaya 
pembangunan sarana asrama, dapur, dan ruang kelas
sebanyak kurang lebih sebesar 250juta-an, walaupun dana terbut bisa kami tutupi dri pinjaman-pinjaman hamba ‎​​ Allah yang harus kami bayarkan. Maka, pada bulan maret 2011 kami dapat bantuan kembali dari WAMY gedung madrasah sebanyk 6 lokal untuk persiapan tahun pelajaran 2011/2012. Alhmdulillah berkat izin-Nya lokal tersebut sudah selesai awal bulan juli 2011, sehingga dapat kami gunakan unt santri-santri baru. Pada bulan yg sama pula, kami mendapatkan bantuan dari LAZNAS BSM dana sebesar 64juta untuk pengadaan sarana prasana : ranjang, kasur, bangku dan meja belajar. Alhamdllh dgn izin-Nya juga pada bulan yg sama kami dapat meluaskan area masjid untuk tempat sholat putri dan tempat belajar anak2 TPQ (taman pendidikan quran), krn tahun pljrn 2011/2012 santri TPQ kami semakin bertambah dgn jumlah lebih dri 90 santri yang sebagian besar mereka bebas biaya. Alhamdulillah.
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar